Wednesday, October 15, 2014

SISTEM MANAJEMEN DAN SISTEM ORGANISASI DARI PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI INDUSTRI TEKNOLOGI

TULISAN SOFTSKILL
UNIVERSITAS GUNADARMA







Nama     : Bella Fredinawati

Kelas     : 2KA15

Npm       : 11113691





FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013



Ass,wr,wb.. Kali ini saya akan menuliskan sebuah perusahaan industry teknologi serta menjelaskan cara system manajement dan system organisasi dari sebuah perusahaan tersebut. Dalam tulisan ini saya akan mengambil contoh dari sebuah perusahaan terkenal di Indonesia yaitu PT. telekomunikasi Indonesia,tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM (yang selanjutnya disebut juga Perseroan atau Perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi.

SIM (Sistem Informasi Manajemen) dalam perusahaan sangat penting sekali dalam menunjang kinerja perusahaan, karena sebuah perusahaan yang mempunyai jaringan yang sangat luas membutuhkan data yang sangat cepat, inovatif dan akurat dalam menunjang operasional perusahaan. Namun dalam hal ini juga SIM dapat berfungsi bila ada sistem keuangan yang tentunya lengkap, memadai dan akurat. Sistem informasi manajemen perusahaan tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ditunjang dengan sistem informasi masing-masing divisi misalnya sistem informasi operasional keuangan yang memegang peranan amat penting dalam perusahaan.
Divisi atau bagian khusus yang menangani Sistem Informasi di PT. Telkom adalah ISDC atau Information System Delivery Center (sebagian kantor cabang dan STO hanya menyebut IS). Adapun tujuan umum dibentuknya Divisi ISDC ini adalah sebagai berikut:
a.)  Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan
b.)  Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan pimpinan serta karyawan lain harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.

Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternatif disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.

b. Komponen Pendukung ISDC                                                                   
·         Database System.
·         DSS atau Decision Support System.
·         IRM atau Information Resource Management.
·         User Machine System


Struktur Organisasi Pada PT.TELKOM INDONESIA, Tbk


Dalam rangka melaksanakan tugas operasional perusahaan adanya struktur organisasi diperlukan. Struktur organisasi merupakan kerangka dan susunan perwujudan pola hubungan,diantara fungsi-fungsi,bagian-bagian,dan orang—orang yang menunjukan pembagian delegasi tugas,kedudukan,wewenang dan tanggung jawaba yang berbeda-beda dalam suau perusahaan. 

Thursday, October 2, 2014

HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA KERJA DAN ORGANISASI

TUGAS SOFTSKILL
UNIVERSITAS GUNADARMA








Nama     : Bella Fredinawati

Kelas     : 2KA15

Npm       : 11113691




FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013


(TEORI ORGANISASI UMUM)

HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA KERJA DAN ORGANISASI


A.)TEORI ORGANISASI UMUM
 Sebelumnya ada berbagai macam teori organisasi yang harus kalian tahu terlebih dahulu diantaranya sebagai berikut :

1.       Teori Organisasi Klasik
Teori klasik (classical theory) yaitu teori tradisional,berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai dari abad 19, mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan,tujuan,peranan,kegiatan,komunikasi dan faktor-faktor lain untuk tujuan yang sama dan bekerja sama. Teori ini juga berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :
•         Teori birokrasi : dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.
•         Teori administrasi : dikemukakan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
•         Manajemen ilmiah : dikemukakan mulai pada tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.

2.       Teori Organisasi Neoklasik
Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik yang menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.
Dalam hal pembagian kerja, teori neklasik telah mengemukaan perlunya hal-hal sebagai berikut:
a.       Partisipasi, melibatkan setiap orang dalam tujuan pada proses pengambilan keputusan.
b.      Perluasan kerja (job enlargement),,kebalikan dari pola spesialisasi.
c.       Manajemen bottom-up memberikan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.

3.       Teori Organisasi Modern
Teori modern disebut sebagai analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuanan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

B.)PENGERTIAN DAN KAITAN HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA KERJA DAN ORGANISASI.
 Berhubungan dengan teori umum organisasi,kali ini saya akan menjelaskan pengertian dan tentang kaitan hubungan Manajemen, Tata kerja, dan Organisasi. Dibawah ini adalah beberapa pengertian dan hubungannya.

1.)pengertian manajemen,tata kerja dan organisasi:

A.) Manajemen: pengertian manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee, Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan. mengarahkan mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

B.)Tata kerja : cara bagaimana agar sumber dan waktu yang tersedia dapat di perlukan dan di manfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat.

C.)Organisasi: Menurut Drs. Malayu S.P Hasibuan, organisasi adalah sebuah sistem perserikatan yang memiliki sifat formal, terstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok  orang yang saling bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang telah ditentukan. Menurut beliau, organisasi hanyalah sebuah alat saja yang berfungsi mencapai sebuah tujuan.

2.) Hubungan Timbal Balik Antara Organisasi, Manajemen, dan Tata Kerja:

Tata kerja seperti yang kita ketahui adalah metode salah satu cara bagaimana agar refrensi sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan diperlukan dapat dimanfaatkan dengan cepat dan tepat, yang memungkinkan proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan akurat. tata kerja dikemukakann bahwa adanya proses kegiatan pada pencapaian tujuan yang sudah dilakukan secara ilmiah selain itu yang kalian harus tau pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya berfungsi untuk:
•        Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang terjadi
•        Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam peroses pencapaian tujuan.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja yaitu:
•        Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
•        Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
•        Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
 -Ruang Lingkup Organisasi dan Manajemen
-Analisis Organisasi (Organizational Analysis)
-Komunikasi dalam organisasi (Communication in Organization)
-Tata kerja, Tata aliran, dan sistem (Work methods, procedur & System)
-Pendayagunaan mesin kantor (Office mechine)
-Pentingnya tata ruang kantor & penyusunan perencanaan (Office layout and space planning)
-Kesimpulan akhir (Final Conclusion)

 Arti uraian diatas dapat dikemukan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia yang adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama. untuk dapat mencapai tujuan yang sama tersebut maka perlu dibentuk suatu organisai yang pada umumnya dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang membentuk suatu kelompok yang telah dipersatukan dari berbagai pihak dengan pihak yang lain dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan yang sama. Sehingga dikatakan bahwa fungsi organisasi sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.

3.) Pengertian organisasi dan metode secara lengkap sebagai berikut:
alur proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan berhasilnya proses manajemen dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi dalam mencapai tujuan yang sudah disepakatai oleh kedua belah pihak.
Sedangkan, tata kerja adalah cara atau penggunaan untuk dapat dikerjakan melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia agar mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.

4.)Fungsi Manajemen Organisasi:
Manajemen merupakan suatu kegiatan seorang pimpinan atau dikatakan sebagai manajer yang memang dilakukan dengan mempergunakan pemikiran yang cukup rasional yang bisa dikatakan fleksibel untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan pihak lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang sebaik-baiknya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:

a.Planning (perencanaan)
Perencanaan tidak lain merupakan kegiatan untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai beserta cara-cara untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagaimana pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Pembuatan keputusan banyak terlibat dalam fungsi ini.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan  misalnya:
• Rapat kerja adalah hal penting dan harus dilakukan secara rutin demi keberhasilan sebuah tugas. Bahkan mempersiapkan rapat kerja agar efektif dan efisien juga sama pentingnya dalam sebuah rapat. Sebab rapat yang terlalu lama tanpa solusi yang jelas, hanya akan membuat para pesertanya terbebani.

b. Organizing (pengorganisasian)
Istilah pengorganisasian mempunyai bermacam-macam pengertain , istilah tersebut dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal Cara manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber daya keuangan , fisik , bahan baku , dan tenaga kerja organisasi,Hubungan-hubungan antara fungsi , jabatan , tugas dan para karyawan.dan cara dalam mana para manager lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam departemen mereka dan mendelagasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan tugas tersebut.dari uraian  hal diatas dapat disimpulkan bahwa pengorganisasian merupakan suatu proses untuk merancang struktur formal , mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan diantara organisasi agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien

c. Controlling (pengendalian)
fungsi pengawasan atau pengendalian tersebut adalah sebagai salah satu keguatan untuk mengadakan perbaikan bila hasil atau jasa yang sudah distandarisasi itu tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan. Standarisiasi merupakan salah satu tindakan awal dari proses perencanaan dan standar itu harus terandalkan dan dapat dipercayai sebagai dasar untuk mengevaluasi dan membandingkan dalam kegiatan pengawasan.


jadi, dari beberapa teori organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.


Sumber refrensi: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2184012-pengertian-penggerakan-actuating/#ixzz1nfzTjKeM 

sumber terkait:
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2-1

CIRI-CIRI DAN UNSUR DARI ORGANISASI (TEORI ORGANISASI UMUM)

TUGAS SOFTSKILL

UNIVERSITAS GUNADARMA





Nama     : Bella Fredinawati

Kelas     : 2KA15

Npm       : 11113691




FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013



saya atas nama bella fredinawati dan sehubungan dengan pelajaran mata kuliah saya pada mata pelajaran Teori Organisasi Umum dan untuk mendapatkan nilai tugas softskill di bulan pertama untuk semester 3 ini, saya akan menjelaskan tugas yang telah diberikan oleh dosen softskill saya,dengan  tema organisasi umum yaitu mengenai ciri-ciri dan unsur dari suatu organisasi. Kali ini saya akan menjelaskan ciri-ciri dan unsur dari organisasi.,sebelumnya saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu pengertian organisasi.

pembahasan:

1.1 Pengertian Organisasi

Organisasi adalah sekelompok orang yang secara formal dipersatukan dua orang atau lebih dalam suatu kerjasama untuk pencapaian tujuan visi dan misi bersama serta tujuan yang sama,maka itu bisa dikatakan juga organisasi adalah struktur pada sekelompok orang dalam pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk mencapai tujuan tertentu bersama-sama.

Organisasi juga merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang-orang dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. Dalam pengertian umum, maka organisasi dapat berubah wadah sekumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu.

selanjutnya bagaimana dengan ciri-ciri dan unsur dari keorganisasian,apakah sebelumnya anda sudah mengetahui dari ciriciri dan unsur organisasi tersebut, dan dibawah ini adalah sebagai berikut:

1.2 CIRI-CIRI DAN UNSUR ORGANISASI

1.      Ciri-Ciri Organisasi:

Organisasi merupakan ilmu yang penting dimiliki dalam kehidupan kita. Di mulai dari lingkungan hidup yang sederhana dari keluarga, hingga yang paling rumit seperti organisasi pemerintahan.

Ciri-Ciri Organisasi, yaitu :
1.  Adanya komponen ( atasan dan bawahan) .
2.  Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang).
3.  Adanya tujuan .
4.  Adanya sasaran .
5.  Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati.

Ciri-ciri Organisasi Modern:
1. Organisasi bertambah besar
2. Pengolahan data semakin cepat
3. Penggunaan staf lebih intensif
4. Kecendrungan spesialisasi
5. Adanya prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi

Berelson dan Steiner(1964:55) mengatakan bahwa sebuah organisasi memiliki ciri-ciri berikut :
1.)      Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.

2.)      Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
3.)      Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.

4.)      Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.

Ada pula yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain. Diantaranya adalah:
Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi anggotanya.
Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.

Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.
Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.

2.    Unsur-Unsur Organisasi
Organisasi juga mempunyai unsur-unsur pendukung agar bisa berjalan dan terlaksana, berikut unsur-unsur organisasi :

a.)Man atau orang - orang, dalam kehidupan organisasi atau komunitas sering disebut dengan istilah pegawai. Pegawai  terdiri dari semua anggota atau warga yang terlibat organisasi, yang menurut fungsi terdiri dari pimpinan atau ketua  sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing . Semua itu secara bersama merupakan kekuatan manusiawi  organisasi.

b.)Kerjasama merupakan suatu perbuatan saling membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang disepakati bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja , secara bersama-sama merupakan kekuatan  organisasi.

c.)Tujuan adalah arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur.

d.)Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor/dll).

e.) Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Dan juga beberapa tujuan tertentu.


Sumber Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial

menurut  saya untuk sumber referensi ini. saya hanya meringkas dari point-point saja yang terkait dan membuat kalimat sendiri yang lebih mudah untuk lebih di pahami dan dimengerti kembali.

http://www.anneahira.com/pengertian-organisasi.htm
yang bisa saya saya petik pada sumber referensi ini, sangat detail dijelaskan tertera yang terdapat pada link ini. mengenai di dalam sebuah organisasi sampai hal-hal yang berpengaruh pada teori organisasi. Dan saya hanya lebih meringkas dari link tersebut.