TUGAS SOFTSKILL
UNIVERSITAS GUNADARMA
Nama :
Bella Fredinawati
Kelas :
2KA15
Npm :
11113691
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI
INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
(TEORI ORGANISASI UMUM)
HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA KERJA DAN ORGANISASI
A.)TEORI ORGANISASI UMUM
Sebelumnya
ada berbagai macam teori organisasi yang harus kalian tahu terlebih dahulu
diantaranya sebagai berikut :
1.
Teori Organisasi Klasik
Teori klasik (classical theory) yaitu teori
tradisional,berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai dari abad 19,
mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan,
kekuasaan,tujuan,peranan,kegiatan,komunikasi dan faktor-faktor lain untuk
tujuan yang sama dan bekerja sama. Teori ini juga berkembang dalam tiga aliran
yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang
sama, yaitu :
•
Teori birokrasi : dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The
Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.
•
Teori administrasi : dikemukakan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan
Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
•
Manajemen ilmiah : dikemukakan mulai pada tahun 1900 oleh Frederick
Winslow Taylor.
2.
Teori Organisasi Neoklasik
Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai
teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik
dikembangkan atas dasar teori klasik yang menekankan pentingnya aspek
psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok
kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu
organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.
Dalam hal pembagian kerja, teori neklasik telah
mengemukaan perlunya hal-hal sebagai berikut:
a.
Partisipasi, melibatkan setiap orang dalam tujuan pada proses
pengambilan keputusan.
b.
Perluasan kerja (job enlargement),,kebalikan dari pola spesialisasi.
c.
Manajemen bottom-up memberikan untuk berpartisipasi dalam pengambilan
keputusan manajemen puncak.
3.
Teori Organisasi Modern
Teori modern disebut sebagai analisa system pada
organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen.
Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuanan
saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah
suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi
organisasi merupakan system terbuka.
B.)PENGERTIAN DAN KAITAN HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA
KERJA DAN ORGANISASI.
Berhubungan
dengan teori umum organisasi,kali ini saya akan menjelaskan pengertian dan
tentang kaitan hubungan Manajemen, Tata kerja, dan Organisasi. Dibawah ini
adalah beberapa pengertian dan hubungannya.
1.)pengertian manajemen,tata kerja dan organisasi:
A.) Manajemen: pengertian manajemen menurut
Profesor Oei Liang Lee, Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan,
mengorganisasikan. mengarahkan mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia
dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
B.)Tata kerja : cara bagaimana agar sumber dan
waktu yang tersedia dapat di perlukan dan di manfaatkan dengan tepat sehingga
proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat.
C.)Organisasi: Menurut Drs. Malayu S.P Hasibuan,
organisasi adalah sebuah sistem perserikatan yang memiliki sifat formal,
terstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok
orang yang saling bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang
telah ditentukan. Menurut beliau, organisasi hanyalah sebuah alat saja yang
berfungsi mencapai sebuah tujuan.
2.) Hubungan Timbal Balik Antara Organisasi,
Manajemen, dan Tata Kerja:
Tata kerja seperti yang kita ketahui adalah metode
salah satu cara bagaimana agar refrensi sumber-sumber dan waktu yang tersedia
dan diperlukan dapat dimanfaatkan dengan cepat dan tepat, yang memungkinkan
proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan akurat. tata kerja
dikemukakann bahwa adanya proses kegiatan pada pencapaian tujuan yang sudah
dilakukan secara ilmiah selain itu yang kalian harus tau pemakaian tata kerja
yang tepat pada pokoknya berfungsi untuk:
•
Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber
dan waktu yang terjadi
•
Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam peroses
pencapaian tujuan.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata
kerja yaitu:
•
Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar
manusia.
•
Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi
pengelompokkan kerja sama.
• Tata
Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus
dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
-Ruang
Lingkup Organisasi dan Manajemen
-Analisis Organisasi (Organizational Analysis)
-Komunikasi dalam organisasi (Communication in
Organization)
-Tata kerja, Tata aliran, dan sistem (Work methods,
procedur & System)
-Pendayagunaan mesin kantor (Office mechine)
-Pentingnya tata ruang kantor & penyusunan
perencanaan (Office layout and space planning)
-Kesimpulan akhir (Final Conclusion)
Arti uraian
diatas dapat dikemukan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan
melalui kerjasama antar manusia yang adanya hubungan timbal balik antara
kegiatan dan kerjasama. untuk dapat mencapai tujuan yang sama tersebut maka
perlu dibentuk suatu organisai yang pada umumnya dapat diartikan sebagai
sekelompok manusia yang membentuk suatu kelompok yang telah dipersatukan dari
berbagai pihak dengan pihak yang lain dalam suatu kerjasama yang efisien untuk
mencapai tujuan yang sama. Sehingga dikatakan bahwa fungsi organisasi sebagai
alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.
3.) Pengertian organisasi dan metode secara lengkap
sebagai berikut:
alur proses kegiatan yang harus dilakukan untuk
meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan berhasilnya
proses manajemen dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi dalam
mencapai tujuan yang sudah disepakatai oleh kedua belah pihak.
Sedangkan, tata kerja adalah cara atau penggunaan
untuk dapat dikerjakan melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil
sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia agar mencapai tingkat
efisiensi yang maksimal.
4.)Fungsi Manajemen Organisasi:
Manajemen merupakan suatu kegiatan seorang pimpinan
atau dikatakan sebagai manajer yang memang dilakukan dengan mempergunakan
pemikiran yang cukup rasional yang bisa dikatakan fleksibel untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan pihak lain dan waktu
yang tersedia dengan cara yang sebaik-baiknya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi
dan metode:
a.Planning (perencanaan)
Perencanaan tidak lain merupakan kegiatan untuk
menetapkan tujuan yang akan dicapai beserta cara-cara untuk mencapai tujuan
tersebut. Sebagaimana pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan
strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran
dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Pembuatan keputusan banyak
terlibat dalam fungsi ini.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan misalnya:
• Rapat kerja adalah hal penting dan harus
dilakukan secara rutin demi keberhasilan sebuah tugas. Bahkan mempersiapkan
rapat kerja agar efektif dan efisien juga sama pentingnya dalam sebuah rapat.
Sebab rapat yang terlalu lama tanpa solusi yang jelas, hanya akan membuat para
pesertanya terbebani.
b. Organizing (pengorganisasian)
Istilah pengorganisasian mempunyai bermacam-macam
pengertain , istilah tersebut dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal Cara
manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber
daya keuangan , fisik , bahan baku , dan tenaga kerja organisasi,Hubungan-hubungan
antara fungsi , jabatan , tugas dan para karyawan.dan cara dalam mana para
manager lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam departemen
mereka dan mendelagasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan tugas
tersebut.dari uraian hal diatas dapat
disimpulkan bahwa pengorganisasian merupakan suatu proses untuk merancang
struktur formal , mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau
pekerjaan diantara organisasi agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan
efisien
c. Controlling (pengendalian)
fungsi pengawasan atau pengendalian tersebut adalah
sebagai salah satu keguatan untuk mengadakan perbaikan bila hasil atau jasa
yang sudah distandarisasi itu tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan.
Standarisiasi merupakan salah satu tindakan awal dari proses perencanaan dan
standar itu harus terandalkan dan dapat dipercayai sebagai dasar untuk
mengevaluasi dan membandingkan dalam kegiatan pengawasan.
jadi, dari beberapa teori organisasi yang telah
dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan
yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.
Sumber refrensi:
http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2184012-pengertian-penggerakan-actuating/#ixzz1nfzTjKeM
sumber terkait:
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2-1

No comments:
Post a Comment