Thursday, October 2, 2014

HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA KERJA DAN ORGANISASI

TUGAS SOFTSKILL
UNIVERSITAS GUNADARMA








Nama     : Bella Fredinawati

Kelas     : 2KA15

Npm       : 11113691




FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013


(TEORI ORGANISASI UMUM)

HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA KERJA DAN ORGANISASI


A.)TEORI ORGANISASI UMUM
 Sebelumnya ada berbagai macam teori organisasi yang harus kalian tahu terlebih dahulu diantaranya sebagai berikut :

1.       Teori Organisasi Klasik
Teori klasik (classical theory) yaitu teori tradisional,berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai dari abad 19, mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan,tujuan,peranan,kegiatan,komunikasi dan faktor-faktor lain untuk tujuan yang sama dan bekerja sama. Teori ini juga berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :
•         Teori birokrasi : dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.
•         Teori administrasi : dikemukakan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
•         Manajemen ilmiah : dikemukakan mulai pada tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.

2.       Teori Organisasi Neoklasik
Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik yang menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.
Dalam hal pembagian kerja, teori neklasik telah mengemukaan perlunya hal-hal sebagai berikut:
a.       Partisipasi, melibatkan setiap orang dalam tujuan pada proses pengambilan keputusan.
b.      Perluasan kerja (job enlargement),,kebalikan dari pola spesialisasi.
c.       Manajemen bottom-up memberikan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.

3.       Teori Organisasi Modern
Teori modern disebut sebagai analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuanan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

B.)PENGERTIAN DAN KAITAN HUBUNGAN MANAJEMEN,TATA KERJA DAN ORGANISASI.
 Berhubungan dengan teori umum organisasi,kali ini saya akan menjelaskan pengertian dan tentang kaitan hubungan Manajemen, Tata kerja, dan Organisasi. Dibawah ini adalah beberapa pengertian dan hubungannya.

1.)pengertian manajemen,tata kerja dan organisasi:

A.) Manajemen: pengertian manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee, Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan. mengarahkan mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

B.)Tata kerja : cara bagaimana agar sumber dan waktu yang tersedia dapat di perlukan dan di manfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat.

C.)Organisasi: Menurut Drs. Malayu S.P Hasibuan, organisasi adalah sebuah sistem perserikatan yang memiliki sifat formal, terstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok  orang yang saling bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang telah ditentukan. Menurut beliau, organisasi hanyalah sebuah alat saja yang berfungsi mencapai sebuah tujuan.

2.) Hubungan Timbal Balik Antara Organisasi, Manajemen, dan Tata Kerja:

Tata kerja seperti yang kita ketahui adalah metode salah satu cara bagaimana agar refrensi sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan diperlukan dapat dimanfaatkan dengan cepat dan tepat, yang memungkinkan proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan akurat. tata kerja dikemukakann bahwa adanya proses kegiatan pada pencapaian tujuan yang sudah dilakukan secara ilmiah selain itu yang kalian harus tau pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya berfungsi untuk:
•        Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang terjadi
•        Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam peroses pencapaian tujuan.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja yaitu:
•        Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
•        Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
•        Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
 -Ruang Lingkup Organisasi dan Manajemen
-Analisis Organisasi (Organizational Analysis)
-Komunikasi dalam organisasi (Communication in Organization)
-Tata kerja, Tata aliran, dan sistem (Work methods, procedur & System)
-Pendayagunaan mesin kantor (Office mechine)
-Pentingnya tata ruang kantor & penyusunan perencanaan (Office layout and space planning)
-Kesimpulan akhir (Final Conclusion)

 Arti uraian diatas dapat dikemukan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia yang adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama. untuk dapat mencapai tujuan yang sama tersebut maka perlu dibentuk suatu organisai yang pada umumnya dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang membentuk suatu kelompok yang telah dipersatukan dari berbagai pihak dengan pihak yang lain dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan yang sama. Sehingga dikatakan bahwa fungsi organisasi sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.

3.) Pengertian organisasi dan metode secara lengkap sebagai berikut:
alur proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan berhasilnya proses manajemen dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi dalam mencapai tujuan yang sudah disepakatai oleh kedua belah pihak.
Sedangkan, tata kerja adalah cara atau penggunaan untuk dapat dikerjakan melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia agar mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.

4.)Fungsi Manajemen Organisasi:
Manajemen merupakan suatu kegiatan seorang pimpinan atau dikatakan sebagai manajer yang memang dilakukan dengan mempergunakan pemikiran yang cukup rasional yang bisa dikatakan fleksibel untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan pihak lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang sebaik-baiknya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:

a.Planning (perencanaan)
Perencanaan tidak lain merupakan kegiatan untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai beserta cara-cara untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagaimana pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Pembuatan keputusan banyak terlibat dalam fungsi ini.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan  misalnya:
• Rapat kerja adalah hal penting dan harus dilakukan secara rutin demi keberhasilan sebuah tugas. Bahkan mempersiapkan rapat kerja agar efektif dan efisien juga sama pentingnya dalam sebuah rapat. Sebab rapat yang terlalu lama tanpa solusi yang jelas, hanya akan membuat para pesertanya terbebani.

b. Organizing (pengorganisasian)
Istilah pengorganisasian mempunyai bermacam-macam pengertain , istilah tersebut dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal Cara manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber daya keuangan , fisik , bahan baku , dan tenaga kerja organisasi,Hubungan-hubungan antara fungsi , jabatan , tugas dan para karyawan.dan cara dalam mana para manager lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam departemen mereka dan mendelagasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan tugas tersebut.dari uraian  hal diatas dapat disimpulkan bahwa pengorganisasian merupakan suatu proses untuk merancang struktur formal , mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan diantara organisasi agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien

c. Controlling (pengendalian)
fungsi pengawasan atau pengendalian tersebut adalah sebagai salah satu keguatan untuk mengadakan perbaikan bila hasil atau jasa yang sudah distandarisasi itu tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan. Standarisiasi merupakan salah satu tindakan awal dari proses perencanaan dan standar itu harus terandalkan dan dapat dipercayai sebagai dasar untuk mengevaluasi dan membandingkan dalam kegiatan pengawasan.


jadi, dari beberapa teori organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.


Sumber refrensi: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2184012-pengertian-penggerakan-actuating/#ixzz1nfzTjKeM 

sumber terkait:
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2-1

No comments:

Post a Comment